Jumat, 05 April 2013

Adab Memuliakan Al-qur’an


1.Agar membacanya dalam keadaan yang sempurna,suci dari najis dan dengan duduk yang sopan dan tenang.
Membaca Al-qu’an dianjurkan dalam keadaan suci.Namun apabilla dalam keadaan najis,di perbolehkan dalam ijma’ umat islam.Imam Haromain berkata : “orang yang membaca Al-qur’an dalam keadaan najis,dia tidak dikatakan mengerjakan hal yang makruh,akan tetapi dia meninggalkan sesuatu yang utama”.
2.Membacanya dengan pelan(tartil) dan tidak cepat,agar dapat menghayati ayat yang dibaca.
Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasalam bersabda “barang siapa saja yang membaca Al-qur’an (khatam) kurang dari 3 hari,berarti dia tidak memahami” (HR.Ahmad dan para penyusun kitab sunan).
3.Membaca Al-qur’an dimulai dengan isti’adzah
Allah Subhanahu wata’ala berfirman, “Dan jika kamu membaca Al-qur’an,maka mintalah perlindungan kepada Allah dari (godaan syaithan yang terkutuk) QS.An-Nahl : 98. Apabila ayat yang dibaca dimulai dari awal surat,setelah isti’adzah terus membaca basmallah,dan apabila tidak diawali surat,cukup membaca isti’adzah .khusus surat  At-taubah tidak usah membaca basmallah,cukup dengan membaca isti’adzah saja. J
4.Tidak Mengganggu Orang yang Sholat
Membaca Al-Qur’an tidak mengganggu orang yang sedang sholat,dan tidak perlu membacanya dengan suara yang terlalu keras atau ditempat yang banyak orang.Bacalah dengan suara yang lirih atau dalam hati secara khusyu’.Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasalam bersabda. “Orang yang terang-terangan (ditempat orang banyak) membaca Al-Qur’an sama dengan orang yang terang-terangan dalam shadaqah” (HR.Tirmidzi ,Nasa’I dan Ahmad).
5. Membaca Al-Qur’an dengan Khusyu’
Memperlihatkan duka cita atau menangis karna sentuhan pengaruh ayat yang dibaca bisa menyentuh jiwa dan perasaan.Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasalam bersabda, “Bacalah Al-Qur’an dan menangislah.Apabila kamu tidak menangis,maka usahakan seakan-akan kamu menangis.(karna ayat yang engkau baca).Di dalam sebuah ayat Al-qur’an Allah menjelaskan sebagian dari sifat-sifat hambaNya yang shollih “Dan mereka menyungkur atas muka mereka sambil menangis dan mereka bertambah khusyu’”.
6.Mendengar Saat Dibacakan
          Allah Subhanahu Wata’ala berfirman, “Dan tatkala dibacakan Al-Qur’an,maka dengarkanlah dan diamlah,semoga kamu diberi rahmat”. QS.Al-A’raf : 204.
7.Berdo’a Setelah Membaca Al-Qur’an
Para sahabat setelah khatam  Al-Qur’an,mereka berkumpul untuk berdo’a.
                                                                                                                *el-ayfie

Tidak ada komentar:

Posting Komentar