1.Agar membacanya
dalam keadaan yang sempurna,suci dari najis dan dengan duduk yang sopan dan
tenang.
Membaca Al-qu’an dianjurkan dalam
keadaan suci.Namun apabilla dalam keadaan najis,di perbolehkan dalam ijma’ umat
islam.Imam Haromain berkata : “orang yang membaca Al-qur’an dalam keadaan
najis,dia tidak dikatakan mengerjakan hal yang makruh,akan tetapi dia
meninggalkan sesuatu yang utama”.
2.Membacanya
dengan pelan(tartil) dan tidak cepat,agar dapat menghayati ayat yang dibaca.
Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasalam bersabda
“barang siapa saja yang membaca Al-qur’an (khatam) kurang dari 3 hari,berarti
dia tidak memahami” (HR.Ahmad dan para penyusun kitab sunan).
3.Membaca Al-qur’an dimulai dengan
isti’adzah
Allah Subhanahu wata’ala berfirman, “Dan jika kamu
membaca Al-qur’an,maka mintalah perlindungan kepada Allah dari (godaan syaithan
yang terkutuk) QS.An-Nahl : 98. Apabila ayat yang dibaca dimulai dari awal
surat,setelah isti’adzah terus membaca basmallah,dan apabila tidak diawali
surat,cukup membaca isti’adzah .khusus surat
At-taubah tidak usah membaca basmallah,cukup dengan membaca isti’adzah
saja. J
4.Tidak Mengganggu Orang yang
Sholat
Membaca Al-Qur’an tidak mengganggu
orang yang sedang sholat,dan tidak perlu membacanya dengan suara yang terlalu
keras atau ditempat yang banyak orang.Bacalah dengan suara yang lirih atau
dalam hati secara khusyu’.Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasalam bersabda.
“Orang yang terang-terangan (ditempat orang banyak) membaca Al-Qur’an sama
dengan orang yang terang-terangan dalam shadaqah” (HR.Tirmidzi ,Nasa’I dan
Ahmad).
5. Membaca Al-Qur’an dengan
Khusyu’
Memperlihatkan duka cita atau menangis karna sentuhan
pengaruh ayat yang dibaca bisa menyentuh jiwa dan perasaan.Rasulullah
shalallahu ‘alaihi wasalam bersabda, “Bacalah Al-Qur’an dan menangislah.Apabila
kamu tidak menangis,maka usahakan seakan-akan kamu menangis.(karna ayat yang
engkau baca).Di dalam sebuah ayat Al-qur’an Allah menjelaskan sebagian dari
sifat-sifat hambaNya yang shollih “Dan mereka menyungkur atas muka mereka
sambil menangis dan mereka bertambah khusyu’”.
6.Mendengar Saat Dibacakan
Allah
Subhanahu Wata’ala berfirman, “Dan tatkala dibacakan Al-Qur’an,maka
dengarkanlah dan diamlah,semoga kamu diberi rahmat”. QS.Al-A’raf : 204.
7.Berdo’a Setelah Membaca
Al-Qur’an
Para sahabat setelah khatam Al-Qur’an,mereka berkumpul untuk berdo’a.
*el-ayfie